Hari 1.
Dari IHMSI kami berangkat ber 3 : udin(undip), rasyid(undip), afham(unimus). Kami berangkat dri semarang jam 4 pagi, naik mobil dafi dompet dhuafa. Kami berangkat brng UKM Peduli Sosial undip, dan Deptrment Dimas BEM KM Undip. Perjalanan +/- 4 jam. Pkuk 8.39 pagi kami tiba di posko dompet dhuafa di dusun ambal, kec karangkobar, kab banjarnegara. Sampai di posko kami ada acara penerimaan dri dompet dhuafa sekaligus mereka menceritakan kondisi sekarang(yg dibutuhkan apa aja dll). Kami berdiskusi +/- 30 menit. Hasil diskusi, jumat ini tidak ada kegiatan karena jumat itu hari pendek dan tidak memungkinkan untuk kegiatan. Jadi intruksi dri dompet dhuafa hari ini kami d suruh instirahat saja. Kemudian dilanjutkan dengan sarapan pagi dulu. Setelah sarapan aku dan rasid inisiatig jalan kaki melihat tkp dri kejauhan. Perjalanan 15 menit lah kami sudah melihat keadaan lokasi. Kami bertemu dengan warga sekitar dan tanya2 kronologi kejadian. Intinya untuk korban yang tertimpa itu tidak cma dri warga dsun jemblung tpi jga dri warga luar karena saat kejadian itu di desa jemblung lgi ada syukuran dan lalu lintas saat itu lagi ramai. Setelah ngobrol banyak, kami sholat jumat. Setelah selesai sholat jumat kami balik ke posko. D tengah perjalanan kami sempat melihat pemakaman masal korban longsor dan daftar nama korban yang dimakamkan. Sampai d posko kami makan siang. Kemudian kami menyerahkan hasil penggalangan dana IHMSI Peduli ke pihak dompet dhuafa. main kartu dengn relawan dri jogja( mas slamet ) . Setelah main kartu kami bantuin memasukan barang ke mobil dan didistribusikan ke posko sekitar.
Setelah itu saya dan rasyid tidur siang. Hehe
Kami bangun jam 4.30 lalu kami sholat ashar di masjid dkat posko.
Lalu mandi, habis mandi kami bantu2 packing barang(tas dan alat2 sekolah) yang akan di distribusikan lagi besok pagi. Lalu sholat maghrib, makan malam. Lalu rapat evaluasi dan koordinasi untuk besok. Ini hasil rapatnya :
1. Evaluasi :
Tdi ada bbrapa temen2 dri Dompet dhuafa dan bem km undip yang terjun ke posko dan daerah lainnya untuk pendataan. Hasilnya masih banyak korban yang belum ketemu, jmlah pengungsi yang simpang siur dan ada 3 desa yang rawan longsor sehingga perlu di adakan relokasi desa. Keadaan desa nya :
Ada 1 desa yang udh retak dengan lebar retakan 1 meter pjng 10 metran dalam 6 meter. Dan 2 desa yg berdekatan itu ada jalan diatas desa tersebut yang amblas sedalam 2 meter, dan setiap 10 menit nya tanahnya kerasa bergetar.
2. Koordinasi :
Besok kami di bagi menjadi 4 tim sesuai dengan jumlah anak statistik yang disini( udin, rasyid, afham, endah( anak bem km tadi, stat undip '11) ) Tujuan kami :
1 melakukan pendataan jumlah pengungsi di 4 pos pengungsian.
2. Mencari data valid jumlah korban( warga desa dan tamu) kemudian yang sudah ketemu, dan masih hilang berapa. Besok kami mulai menyebar jam8 pagi